Di dalam upaya
mewujudakan kualitas Pendidikan anak usia dini dan parenting, International
Women University, SEAMEO CECCEP, dan CIMB NIAGA kembali melaksanakan pelatihan
bagi guru Pendidikan anak usia dini. Peserta Pelatihan Di sesi batch 3 ini terdiri dari guru Pendidikan anak usia dini yang
berasal dari Jawa tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta(8-11/12). Pelatihan diikuti
sebanyak 75 guru dan kepala sekolah yang begitu antusias mengikuti pelatihan di
Gedung BBPMP Jawa Barat.
SEAMEO CECCEP, International
women’s University and CIMB NIAGA berkomitmen bahwa dalam mewujudkan Pendidikan
yang berkualitas diperlukan kerja sama dan kerja baik disetiap stakeholder.
Pendidikan anak usia dini akan berkualitas jika sumber daya manusia (SDM) yaitu
guru memiliki kompetensi yang berkualitas pula.
Peran guru
sangat penting dalam Pendidikan. Guru bertugas menjadi fasilitator, menjadi pembimbing,
motivator dan evaluator saat menerapkan pembelajaran di dalam kelas. Guru PAUD
perlu untuk mengembangkan kemampuan diri termasuk dalam kompetensi kepribadian,
sosial, professional dan pedagogic. Guru PAUD yang kompeten bukan hanya memiliki kompetensi
mengajar yang mumpuni, namun juga bisa menginspirasi, berorientasi spiritual,
berkarakter dan memiliki kemampuan komunikasi, serta kecerdasan literasi dan
dapat membangun komunikasi efektif dalam berbagai kondisi.
peserta pelatihan mendapatkan berbagai materi
yaitu diantaranya implementasi pengembangan anak usia dini holistik integratif
(PAUD HI), dan modul pengasuhan penuh kesadaran dan kasih sayang (P2K2S). Ana
Musdalifah, M.Pd selaku narasumber menyampaikan bahwa PAUD-HI adalah upaya pengembangan anak usia dini yang
dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan saling
terkait secara simultan, sistematis, dan terintegrasi. PAUD-HI bertujuan
menyediakan layanan bagi anak usia dini yang diselenggarakan secara
terintegrasi dan selaras antarlembaga layanan melalui komitmen semua unsur
terkait.
Peserta pelatihan juga mendapatkan
tugas untuk melakukan evaluasi Lembaga terhadap lima layanan esensial yang ada
di sekolah mereka. Layanan Pendidikan anak usia dini memiliki 5 layanan esensial
yaitu diantaranya layanan Pendidikan, layanan Kesehatan, gizi dan perawatan,
layanan pengasuhan, layanan perlindungan, dan layanan kesejahteraan.
Selanjutnya peserta akan mempresentasikan hasil analisis yang sudah
dibuat. Presentasi yang dilakukan peserta diharapkan dapat peserta dapat saling
belajar mengenai pengalaman sekolah masing-masing. Analisis lembaga ini menjadi
masukan dan saran terhadap Lembaga yang sedang berproses untuk meningkatkan
kualitas layanan Pendidikan yang di berikan.
Di hari berikutnya peserta juga mendapatkan materi yang berkaitan dengan
pengasuhan penuh kesadaran dan kasih sayang (P2K2S). Di dalam materi ini
peserta praktik bagaimana cara melakukan pengasuhan secara mindfull. Peserta
juga belajar tentang mengelola emosi dan stress pengasuhan. Stres pengasuhan dapat diartikan
sebagai suatu ketegangan yang timbul dalam proses pengasuhan akibat
tuntutan peran sebagai orangtua. Stres pengasuhan didefinisikan sebagai
sesuatu kompleks yang melibatkan komponen perilaku, kognitif, dan afektif yang berkaitan
dengan penilaian seseorang dari peranannya sebagai orangtua.
Peserta juga praktik mindful breathing. Mindful breating merupkan cara mengarahkan fokus
dan perhatian pada proses bernapas dengan menyadari, menerima pikiran dan emosi
yang muncul tanpa perasaan menilai, serta dengan perasaan perlahan
mengembalikan fokus pada proses pernapasan,
Pada sesi terakhir International Women University dan CIMB NIAGA
membagikan media belajar berupa gawai untuk seluruh peserta. Pemberian alat
bantu media pembelajaran ini diharapkan dapat membantu guru dalam proses
pembelajaran di sekolah masing-masing.
Share This News