SEAMEO CECCEP (Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Early Childhood Care, Education and Parenting) dan Yayasan Pandu Pertiwi bekerja sama menyelenggarakan program pelatihan komprehensif mengenai implementasi pembelajaran berbasis hak anak. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 12 Agustus 2023 di Tangerang. Pelatihan ini adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini dengan memberikan penekanan kuat pada pemenuhan hak-hak anak.
Tujuan utama ini untuk memberdayakan para pendidik, training ini membekali peserta dengan keterampilan fasilitasi dan dukungan berkelanjutan dalam menghadirkan pembelajaran yang mengutamakan hak-hak anak. Mengadopsi pendekatan konstruktivis, pelatihan ini telah membangkitkan semangat partisipasi dan keterlibatan dari para peserta. Dalam upaya menciptakan pengalaman belajar yang efektif, berbagai metode seperti ceramah, diskusi interaktif, berbagi pengalaman, dan penugasan telah diterapkan.
Jadwal pelatihan ini dimulai dengan pembukaan, acara dilanjutkan dengan pengenalan implementasi praktis pembelajaran berbasis hak anak di lingkungan PAUD. Peserta juga mendapatkan materi mengenai transisi yang menyenangkan dari PAUD ke sekolah dasar, serta mengenal lebih dalam modul "Our Happy Neighberhood". Puncak acara ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang penting, sebelum diakhiri dengan sesi penutupan yang meriah.
Muhammad Tri Samanta, SE. MM, ketua Yayasan Pandu Pertiwi, memberikan sambutan hangat untuk pelatihan ini. Beliau menyambut baik keberhasilan acara ini dan berharap akan adanya pelatihan serupa di masa depan guna meningkatkan kompetensi para pendidik. Beliau menekankan bahwa meningkatnya kualitas pendidikan anak usia dini adalah prioritas, yang melibatkan upaya kolaboratif dari berbagai sektor untuk memastikan pemenuhan kebutuhan esensial anak-anak Indonesia, termasuk dalam bidang pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan.
Tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan, acara ini juga memberi perhatian khusus pada evaluasi efektivitas pelatihan. Dengan pendekatan yang komprehensif, pelatihan ini dievaluasi melalui penilaian kognitif untuk mengukur pemahaman peserta terhadap konsep pembelajaran berbasis hak anak, penilaian afektif untuk mengukur respons emosional mereka, dan penilaian psikomotorik untuk mengukur keterampilan praktis yang telah diperoleh.
Dengan penuh keyakinan, para peserta pelatihan diharapkan dapat menerapkan pembelajaran berbasis hak anak dan menyebarkan pengetahuan mereka kepada rekan pendidik. Proses implementasi strategi perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi akan membawa dampak positif terhadap pembelajaran, terutama bagi para peserta didik di tingkat PAUD dan SD kelas rendah. Dengan kolaborasi yang semakin erat dan semangat yang membara, masa depan pendidikan anak usia dini Indonesia terlihat semakin cerah dan bermakna.
Share This News