Jakarta, Indonesia, 19 Oktober 2026- SEAMEO Regional Centre for Early Childhood Care Education and Parenting (SEAMEO CECCEP) menegaskan kembali komitmennya untuk memajukan pendidikan dan pengasuhan anak usia dini (Early Childhood Care and Education atau ECCE) yang berkualitas dan berkeadilan di seluruh Asia Tenggara pada Pertemuan Tahunan Governing Board ke-9 yang diselenggarakan di Jakarta, Indonesia. Pertemuan ini mempertemukan para anggota Governing Board, perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Direktorat Pendidikan anak usia dini, Sekretariat SEAMEO, Dewan Penasihat Centre, perwakilan pusat-pusat regional SEAMEO di Indonesia, mitra pembangunan, serta para undangan untuk meninjau capaian Centre dan memperkuat kolaborasi regional dalam bidang pendidikan dan pengasuhan anak usia dini.
Perwakilan Sekretariat SEAMEO, Alejandro Ibanez, dalam sambutannya menegaskan bahwa Governing Board Meeting (GBM) merupakan forum strategis untuk menerjemahkan prioritas regional SEAMEO menjadi aksi nyata dan dampak yang bermakna. Ia menekankan pentingnya menjaga relevansi program SEAMEO di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) serta perubahan dalam pola kerja, komunikasi, dan berbagi pengetahuan. Menurutnya, penguatan kapasitas kelembagaan, riset berbasis bukti, inovasi, dan kemitraan strategis diperlukan agar program SEAMEO dapat merespons kebutuhan negara-negara anggota secara berkelanjutan. Ia juga mendorong pemantauan program secara berkala untuk mengevaluasi capaian dan mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan. Lebih lanjut, ia mengapresiasi komitmen SEAMEO CECCEP dalam mendukung prioritas regional SEAMEO serta mengajak seluruh anggota Governing Board untuk terus mendukung pimpinan dan manajemen Centre dalam mencapai tujuan strategis dan memberikan dampak nyata bagi pendidikan di Asia Tenggara.
Pertemuan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Ir. Suharti, Ph.D. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya memperkuat peran SEAMEO CECCEP dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan bagi anak usia dini melalui program-program yang relevan dengan kebutuhan negara-negara anggota. Ia juga menegaskan bahwa GBM merupakan momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program, memperkuat kolaborasi regional, serta merumuskan langkah strategis guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.
Suharti juga menyoroti pentingnya memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD). Ia menyoroti kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun, yang mencakup satu tahun pendidikan prasekolah wajib, sebagai langkah strategis untuk memastikan lebih banyak anak memperoleh kesempatan belajar sejak usia dini. Upaya ini juga didukung melalui Program Indonesia Pintar (PIP) untuk membantu memperluas akses pendidikan bagi anak dari keluarga yang membutuhkan, serta program Partisipasi Semesta yang mendorong keterlibatan bersama pemerintah, keluarga, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan PAUD. Ia menekankan bahwa perluasan akses perlu berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi pendidik dan penyediaan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Sejalan dengan prioritas tersebut dalam sambutan, Direktur SEAMEO CECCEP, Prof. Vina Adriany, Ph.D., menyoroti berbagai capaian Centre sepanjang tahun fiskal 2025/2026 dalam bidang penelitian dan pengembangan, peningkatan kapasitas, advokasi kebijakan, serta kemitraan regional. Ia menekankan pentingnya upaya bersama untuk memastikan setiap anak memperoleh akses terhadap layanan pendidikan dan pengasuhan anak usia dini yang berkualitas, serta memastikan anak-anak dan keluarga di seluruh Asia Tenggara mendapatkan dukungan yang dibutuhkan agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Centre juga terus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat layanan PAUD, termasuk melalui kontribusi pengetahuan dan kerja sama yang relevan dengan pengembangan kebijakan tersebut.
Dalam memperkuat kerja sama regional, SEAMEO CECCEP mendukung diseminasi ASEAN–SEAMEO Joint Roadmap on Early Childhood Care and Education in Southeast Asia sebagai kerangka bersama untuk mendorong sistem ECCE yang inklusif, merata, dan berkualitas. Di tingkat nasional dan regional, Centre juga melanjutkan advokasi terkait Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) serta mendukung pertukaran pengetahuan dan dialog kebijakan melalui Centre Policy Research Network (CPRN). Inisiatif-inisiatif ini memperkuat hubungan antara pengetahuan, kebijakan, dan praktik dalam menjawab kebutuhan anak dan keluarga di berbagai konteks.
Di bidang penelitian dan pengembangan, SEAMEO CECCEP terus mengembangkan pengetahuan tentang berbagai isu strategis dalam pendidikan dan pengasuhan anak usia dini. Fokus kajian mencakup etnoparenting untuk memahami praktik pengasuhan yang berakar pada nilai dan kearifan lokal, Pendidikan Anti-Bias (Anti-Bias Education) untuk mendorong lingkungan belajar yang lebih inklusif dan bebas dari diskriminasi, serta pengembangan kemampuan numerasi anak usia dini. Centre juga mengeksplorasi pemanfaatan kecerdasan artifisial (artificial intelligence atau AI) dalam pendidikan anak usia dini, khususnya terkait kompetensi pendidik dan penggunaan teknologi yang tepat, dengan tetap menempatkan kebutuhan dan kepentingan anak sebagai prioritas. Berbagai kajian ini menjadi bagian dari upaya Centre untuk menghasilkan pengetahuan yang kontekstual dan relevan sebagai landasan pengembangan kebijakan serta praktik pendidikan dan pengasuhan yang inklusif, berkualitas, dan responsif terhadap keragaman kebutuhan anak dan keluarga di Asia Tenggara.
Penguatan kapasitas pendidik dan tenaga profesional juga menjadi bagian penting dari upaya Centre. Sepanjang periode pelaporan, SEAMEO CECCEP melaksanakan berbagai kegiatan pengembangan profesional, termasuk pelatihan bagi guru di Malaysia menggunakan modul Our Happy Neighbourhood, pelatihan pengembangan diri bagi calon dosen pendidikan anak usia dini di Kamboja pada 2025, serta pelatihan pendidikan inklusif melalui kolaborasi dengan Hiroshima University. Webinar dan lokakarya regional turut menyediakan ruang bagi para pemangku kepentingan untuk berbagi pengalaman, memperluas wawasan, dan memperkuat jejaring profesional di bidang ECCE.
Menyadari bahwa kemajuan dalam bidang pendidikan dan pengasuhan anak usia dini membutuhkan kolaborasi yang berkelanjutan, Direktur SEAMEO CECCEP menyampaikan apresiasi kepada Direktur Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (PAUD Dikdasmen), Kurniawan.,ST.,M.B.A atas kerja sama dan dukungan penuh yang terus diberikan. Kontribusi para mitra tersebut telah membantu memperkuat berbagai program Centre dan mendorong upaya bersama untuk memajukan pendidikan dan pengasuhan anak usia dini yang berkualitas dan berkeadilan di kawasan.
Pertemuan Governing Board ke-9 menjadi forum bagi anggota untuk membahas pelaksanaan program, menentukan prioritas strategis, dan memperkuat arah kerja sama Centre ke depan. Melalui tata kelola yang efektif, pertukaran pengetahuan, dan kemitraan berkelanjutan, SEAMEO CECCEP bersama negara-negara anggota dan mitra berupaya mendorong sistem pendidikan dan pengasuhan anak usia dini yang lebih inklusif, berkualitas, dan responsif, sehingga setiap anak di Asia Tenggara memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal.
Tentang SEAMEO CECCEP
SEAMEO CECCEP (Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Early Childhood Care Education and Parenting) adalah pusat regional di bawah naungan Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan se-Asia Tenggara yang berfokus pada pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan (parenting). Berkedudukan di Lembang, Jawa Barat, Indonesia, lembaga yang diresmikan pada tahun 2017 ini mengemban misi menjadi pusat unggulan berskala internasional melalui empat pilar utama: riset berbasis bukti, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, advokasi kebijakan, serta pembangunan kemitraan regional yang berkelanjutan.
Contact person: [email protected] /atau [email protected]/ (+628812919729)
Bahasa inggris
Bagikan Artikel