Subang, 8 Oktober 2026- SEAMEO CECCEP menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Kapasitas Pendidik dan OPD untuk Mendukung Implementasi Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUDHI) di Kabupaten Subang pada 7–8 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 50 guru dan kepala sekolah. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas pendidik dalam mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan esensial anak usia dini, sekaligus mendorong koordinasi lintas sektor agar perencanaan dan pengembangan layanan semakin responsif terhadap kondisi di lapangan.
Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUDHI) merupakan pendekatan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak secara menyeluruh dan terintegrasi, yang mencakup pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan. Pendekatan ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif.
Dalam implementasinya, PAUDHI tidak semata-mata berorientasi pada pembentukan layanan atau program baru, tetapi juga pada penguatan kualitas, akses, dan keterhubungan layanan yang telah tersedia. Satuan PAUD memiliki peran strategis sebagai salah satu titik penghubung untuk mengenali kebutuhan anak dan mengarahkan koordinasi dengan layanan serta pemangku kepentingan terkait.
Di tingkat daerah, pemenuhan kebutuhan esensial anak membutuhkan keterlibatan berbagai sektor. Upaya mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, termasuk pencegahan stunting, tidak dapat bertumpu pada sektor pendidikan saja. Koordinasi antara Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Bappeda, serta perangkat daerah yang menangani pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak menjadi penting untuk memastikan program dan sumber daya menjawab kebutuhan anak secara menyeluruh.
Melalui pelatihan ini, pendidik diperkuat kapasitasnya dalam memahami konsep, standar, kriteria, dan regulasi PAUDHI, serta mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan terkait gizi, kesehatan, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan anak. Pendidik juga dibekali keterampilan untuk mengolah dan menganalisis data faktual guna memetakan kondisi pemenuhan kebutuhan esensial anak di satuan PAUD masing-masing.
Hasil pemetaan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih konkret mengenai kondisi layanan di tingkat satuan PAUD. Informasi ini juga menjadi bahan diskusi bagi organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan terkait untuk memahami tantangan implementasi PAUDHI dari perspektif pendidik serta mengidentifikasi kebutuhan yang memerlukan dukungan lintas sektor.
Dengan mempertemukan perspektif pendidik dan pemerintah daerah, pelatihan ini mendorong pemanfaatan data lapangan sebagai salah satu dasar dalam perencanaan program, koordinasi, dan pengalokasian sumber daya. Pendekatan ini juga diharapkan memperkuat sinergi antara satuan PAUD dan OPD dalam merespons kebutuhan anak secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Pelatihan ini menghadirkan tim pengajar SEAMEO CECCEP sebagai narasumber. Melalui kegiatan ini, SEAMEO CECCEP mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia dan kolaborasi lintas sektor dalam implementasi PAUDHI, sehingga layanan bagi anak usia dini dapat semakin terintegrasi, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan di tingkat lokal.
Pada akhirnya, implementasi PAUDHI membutuhkan lebih dari sekadar keberadaan berbagai layanan. Keterhubungan antarlayanan, pemahaman bersama mengenai kebutuhan anak, serta dukungan kebijakan yang berlandaskan kondisi nyata di lapangan menjadi bagian penting dalam mewujudkan tumbuh kembang anak usia dini yang optimal.
Bagikan Artikel