SEAMEO
CECCEP mengambil langkah proaktif untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran
tentang gender dalam pendidikan anak usia dini melalui kuliah umum yang
diselenggarakan pada hari Kamis, 15 Februari 2024. Acara yang terbuka untuk
umum ini bertempat di auditorium SEAMEO CECCEP. Kuliah umum dimulai dengan
sambutan yang diberikan oleh Profesor Vina Adriany, Direktur SEAMEO CECCEP.
Beliau juga memberikan perkenalan khusus kepada pembicara kami yang terhormat,
Profesor Anette Hellman, dari Universitas Gothenburg, Swedia.
Anette
Hellman memiliki gelar Ph.D di bidang pendidikan dan bekerja sebagai Dosen
Senior di Fakultas Pendidikan, Komunikasi dan Pembelajaran di Universitas
Gothenburg. Bidang keahliannya meliputi isu-isu yang berkaitan dengan gender
dan studi masa kanak-kanak kritis.
Untuk
membuka kuliah, Profesor Hellman memperkenalkan topik secara singkat yang
sebagian besar akan membahas tentang bagaimana anak-anak melakukan gender dan
inklusi & eksklusi. Di awal kuliah, Profesor Hellman berfokus untuk
menjelaskan bagaimana anak-anak memandang gender dalam pengalaman mereka
sehari-hari. Bagaimana anak-anak memahami gender menurutnya adalah anak-anak
pada suatu saat menjadi sadar akan penanda perbedaan antara anak perempuan dan
anak laki-laki. Dia menguraikan spektrum aspek yang sering dikaitkan dengan
gender, yang mencakup elemen-elemen seperti warna, gaya rambut, pilihan
pakaian, gerakan tubuh, modulasi suara, dan faktor-faktor terkait lainnya.
Selain
itu, Profesor Hellman menekankan hubungan yang signifikan antara stereotip
gender dan pendidik. Proyek Bersama yang dilaksanakan di tingkat prasekolah
memainkan peran penting dalam membentuk persepsi anak-anak tentang gender.
Inisiatif ini memupuk hubungan kerja sama antara anak laki-laki dan perempuan,
yang pada akhirnya berkontribusi pada promosi kesetaraan gender.
Sesi
terakhir melibatkan diskusi antara audiens dan pembicara. Sebuah pertanyaan
menarik diajukan oleh seorang hadirin mengenai kasus di mana anak laki-laki
meniru anak perempuan dalam hal gaya berpakaian. Profesor Hellman menyoroti hal
ini sebagai salah satu alasan mengapa pendidikan anak usia dini sangat penting.
Anak-anak menunjukkan keingintahuan yang mendalam tentang berbagai aspek
kehidupan, dan menjawab keingintahuan ini sangat penting untuk menumbuhkan
pemahaman yang lebih baik tentang diri mereka sendiri. Pendidikan prasekolah
memainkan peran penting dalam mendidik anak-anak dan memelihara perkembangan
mereka.
Kuliah
umum diakhiri dengan Profesor Vina Adriany, direktur kami, yang memberikan
sertifikat kepada pembicara. Kuliah Profesor Hellman memberikan wawasan yang
berharga tentang pentingnya gender dan inklusi sosial dalam pendidikan anak
usia dini.
Bagikan Artikel