Southeast Asian Ministers of Education Organization - Regional Center for Early Childhood Care and Education (SEAMEO CECCEP) menyelenggarakan sebuah short course yang bertajuk "Our Happy Neighborhood: Pembelajaran PAUD berbasis Hak Anak" pada 5 September 2023. Kegiatan ini ditujukan untuk seluruh guru PAUD yang ada di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Indonesia. Short Cours ini sebagai bentuk pengabdian Masyarakat dari SEAMEO CECCEP untuk guru-guru PAUD dalam rangka merayakan SEAMEO CECCEP Aniversary yang ke 6.
Short course ini juga bertujuan untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya memenuhi hak anak dan memberikan pendidikan dan berkualitas tinggi kepada anak-anak sejak usia dini, mengakui hak anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak, serta mengajak semua pihak untuk bersama-sama berkomitmen dalam mendengarkan suara hak anak, dan mendukung perkembangan anak-anak. Selain itu juga menyerukan hak anak terkait dengan hak penyediaan, hak perlindungan, dan hak partisipasi. Peserta juga mendapatkan materi tentang pencegahan stunting untuk anak usia dini.
Prof. Vina Adriany, Direktur SEAMEO CECCEP, mengungkapkan, "Kami sangat bangga telah mencapai milestone ke-6 tahun ini. Melalui kegiatan short course "Our Happy Neighborhood," kami ingin memberikan apresiasi kepada semua yang telah mendukung kami dalam upaya kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan usia dini. Kami juga ingin mengingatkan pentingnya hak anak dalam usia dini dan mengajak semua pihak untuk bersama-sama berkomitmen dalam mewujudkannya. Semoga guru-guru yang mengikuti pelatihan ini dapat mengikuti kegiatan ini berlangsung dengan lancar. "
Kegiatan ini diawali dengan pemaparan Assila Prianggi, M.Pd., M.Ed terkait dengan Sejarah hak anak. Ia menjelaskan tentang pemenuhan hak partisipasi anak. Hak partisipasi anak adalah salah satu aspek penting dari hak-hak anak yang diakui oleh Konvensi Hak-Hak Anak. Hak ini mengakui bahwa anak-anak memiliki hak untuk berbicara, mengungkapkan pendapat mereka, dan berpartisipasi dalam keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka. Hak partisipasi anak penting karena memberikan anak-anak perasaan memiliki kontrol atas kehidupan mereka dan memungkinkan mereka untuk belajar keterampilan dan pengalaman yang penting untuk masa depan mereka. Ini juga mempromosikan nilai-nilai demokrasi dan penghargaan terhadap pendapat orang lain, yang penting dalam masyarakat yang inklusif dan adil.
Di sesi yang kedua Tiara Delia, M.Psi menyampaikan mengenai tantangan penyelenggaraan Hak Anak di PAUD. Ia menambahkan bahwa UNCRC sebagai dokumen internasional yang mengakui hak-hak anak sangat diharapkan untuk mengubah pendidikan dan pengasuhan anak usia dini di lingkungan PAUD dengan meningkatkan akses dan partisipasi PAUD. Sejalan dengan agenda SDGs untuk memperluas akses dan partisipasi, eksklusi sosial yang mengakar harus dialihkan ke PAUD inklusif. Di sesi ke tiga, Dwi Anisa Faqumala menyampaikan mengenai pemenuhan hak anak dalam konteks kelompok terpinggirkan. Ia menyebutkan bahwa anak jalanan yang selama ini dianggap anak banyak masalah, dan identik dengan anak yang nakal namun tanpa disadari anak jalanan ternyata memiliki konsep bermain, bekerja dan sekolah. Maka dibutuhkan akses seluas-luasnya untuk mereka.
Materi stunting juga diberikan dalam kegiatan ini, mengingat stunting merupakan isu serius di Indonesia dan menjadi salah satu tantangan utama dalam bidang kesehatan dan pembangunan manusia. Sitti Huzaimah, M.Pd menjelaskan beberapa faktor yang berkontribusi terhadap prevalensi stunting di Indonesia termasuk masalah gizi buruk, akses terbatas ke air bersih dan sanitasi yang layak, serta kurangnya pemahaman tentang pola makan yang sehat dan gizi yang baik. Mencegah kasus stunting memerlukan upaya lintas sektor yang melibatkan pemerintah, masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta.
SEAMEO CECCEP, telah memainkan peran yang sangat penting dalam pengembangan pendidikan usia dini di seluruh wilayah Asia Tenggara sejak didirikan pada tahun 2017. Dengan berfokus pada pemberdayaan anak-anak sejak dini, SEAMEO CECCEP telah bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi non-pemerintah, untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di seluruh kawasan.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk merayakan ulangtahun SEAMEO CECCEP yang ke-6, tetapi juga untuk mempromosikan kolaborasi lebih lanjut dalam pengembangan pendidikan anak usia dini khususnya di Bandung Barat. Dengan semangat yang kuat dan komitmen yang mendalam, SEAMEO CECCEP berharap dapat terus berkontribusi dalam upaya memajukan pendidikan usia dini demi masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak usia dini.
Share This News