Dari Data ke Aksi: “Pelajaran dari Workshop Strategi MEL ke-5 SEAMEO”

  • News
  • February 09 , 2026

Bangkok, Thailand — Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) terus memperkuat sistem Monitoring, Evaluation, and Learning (MEL) sebagai bagian dari komitmen meningkatkan tata kelola berbasis hasil di tingkat regional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan The 5th SEAMEO MEL Strategy Workshop yang berlangsung pada 9–10 Februari 2026 di Mövenpick BDMS Wellness Resort, Bangkok, Thailand.

Workshop ini dihadiri oleh para Direktur SEAMEO Centres dan Network, jajaran SEAMEO Secretariat, serta mitra strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan dan memperkuat implementasi sistem MEL yang terintegrasi. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan siklus MEL Tahun Fiskal 2025/2026 sekaligus menyempurnakan Results Framework yang mengacu pada SEAMEO Strategic Plan 2021–2030.

Dalam forum tersebut, para peserta menekankan pentingnya kejelasan indikator, penguatan integrasi pelaporan kualitatif dan perspektif gender, serta peningkatan mekanisme verifikasi dan koordinasi antara Centres dan Secretariat. Diskusi strategis menghasilkan sejumlah kesepakatan prioritas untuk memperkuat tata kelola MEL, meningkatkan konsistensi interpretasi data, dan memastikan kontribusi regional terdokumentasi secara lebih sistematis dan berdampak.

Partisipasi Direktur SEAMEO CECCEP dalam kegiatan ini menegaskan komitmen berkelanjutan dalam mendukung sistem akuntabilitas berbasis bukti serta pembelajaran organisasi di tingkat regional.

Selain pembahasan penguatan sistem MEL, Direktur SEAMEO CECCEP juga mempresentasikan perkembangan dan persiapan Centre for Policy Research Network (CPRN) Summit 2026 yang akan diselenggarakan pada 9–11 Juni 2026 di Jakarta, Indonesia. Mengusung tema “Bridging Research, Policy, and Practice: Pathways toward an Inclusive, Equitable, and Sustainable Futures,” CPRN 2026 diharapkan menjadi platform strategis untuk mempertemukan riset, kebijakan, dan praktik dalam mendorong pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di kawasan.

Pembahasan tersebut menekankan pentingnya dukungan sistem MEL dalam memastikan bahwa praktik baik, pembelajaran, serta dampak program dapat terdokumentasi secara komprehensif sebagai dasar dialog kebijakan yang berbasis bukti pada forum CPRN 2026 mendatang.


Share This News

Comment