Guest lecture : Memahami Sosiologi, Antropologi, dan Pendidikan Anak Usia Dini

  • News
  • May 25 , 2023

SEAMEO CECCEP berkolaborasi dengan Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan general lecture. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud realisasi program kerjasama antara Universitas Pendidikan Indonesia dengan SEAMEO CECCEP. Mengambil tema Margaret MEAD and the Anthropology Childhood: Local Knowledge and Universal Standar, Professor Jan Newberry menjelaskan tentang perspektif Pendidikan Anak Usia Dini di lingkungan  masyarakat, sosial dan budaya. Pada tanggal 22 Mei 2023, Jan newberry hadir secara langsung ke kantor SEAMEO CECCEP.  

Jan Newberry adalah seorang profesor antropologi, karyanya pertama kali berpusat di Jawa Tengah, Indonesia yang membahas mengenai budaya masyarakat Jawa. Penelitiannya kemudian di dokumentasikan dalam sebuah buku dengan judul “Back Door Java”. Ia juga melakukan penelitian tentang Pendidikan Anak Usia Dini, program pengasuhan, dan pengembangan yang muncul di Indonesia.

Di dalam diskusinya ia menyampaikan tentang anak usia dini, sosiologi, dan antropologi. Menurutnya, setiap daerah yang memiliki kultur budaya berbeda-beda memiliki kontribusi dalam Pendidikan Anak Usia Dini Anak dapat berkembang menjadi seorang yang individualis dan sosialis ditentukan oleh pengalaman dalam masyarakat dimana anak tersebut dibesarkan. Begitupun seorang anak remaja tidak ditakdirkan secara biologis sebagai masa yang penuh dengan stres dan kecemasan. Sebaliknya, pengalaman remaja dibentuk oleh budaya tempat anak-anak dibesarkan. Hal ini menjadikan bahwa budaya menekankan aspek-aspek tertentu dari potensi manusia dengan mengorbankan aspek-aspek lainnya.

Prof. Newberry juga menyatakan tentang peran ibu sebagai ekspertis dalam pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini. Peran ibu berfungsi untuk memperkuat peran laki-laki dan perempuan dalam masyarakat dan anak-anak juga belajar dengan mengamati perilaku orang dewasa. Di dalam sesi tanya jawab, peserta menanyakan terkait dengan fungsi budaya yang berkembang memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kelanjutan Pendidikan Anak Usia Dini.

Pertemuan ini disambut baik oleh direktur SEAMEO CECCEP, Prof. Vina Adriany yang menyampaikan rasa terimakasihnya dan berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan kontribusi serta menambah pengetahuan tentang  pentingnya pendidikan, sosiologi, dan peran budaya pada anak usia dini dan parenting. 

Sesungguhnya budaya memainkan peran penting dalam Pendidikan Anak Usia Dini yang menawarkan berbagai manfaat dan keuntungan bagi perkembangan anak yaitu:

Pertama, identitas dan rasa memiliki budaya. Budaya memberikan rasa identitas dan rasa memiliki bagi anak-anak. Ketika Pendidikan Anak Usia Dini mengakui dan memasukkan latar belakang budaya, hal ini akan mendorong citra diri yang positif dan rasa memiliki yang kuat di antara anak-anak. Hal ini akan menumbuhkan lingkungan belajar yang mendukung dan inklusif.

Kedua, budaya mempengaruhi perkembangan bahasa dan Pendidikan Anak Usia Dini. Anak akan belajar mengintegrasikan berbagai bahasa yang digunakan oleh anak-anak akan meningkatkan kemampuan komunikasi mereka. Dengan merangkul beragam bahasa dan mendorong bilingualisme atau multibahasa, anak-anak dapat mengekspresikan diri mereka secara efektif, memahami orang lain, dan menghargai budaya dan perspektif yang berbeda.

Ketiga, budaya membentuk nilai, moral, dan keyakinan etis dalam masyarakat. Pendidikan anak usia dini yang memasukkan nilai-nilai budaya membantu anak-anak mengembangkan kompas moral yang kuat, empati, dan rasa hormat terhadap orang lain. Memahami norma-norma budaya dan kerangka kerja etika memberikan landasan bagi anak-anak untuk menavigasi interaksi sosial dan mengembangkan hubungan yang positif dengan teman sebaya dan orang dewasa.


Share This News

Comment